KRITIS, KREATIF & INFORMATIF
Make your own free website on Tripod.com

Zahwaku cayang

MENU KITA:

Home

Sajian utama

Komentar

Kolom

Glosarium

Humor

Kajian

Sastra

Renungan

Jaulah

Pustaka

Terjemah

Kru zahwa

 

Assalamu ‘alaikum
Pembaca yang tercinta, bagaimana kabar antum?. Alhamdulillah, bulan ini ZâHWA dapat terbit untuk kedua kalinya. Dalam edisi kali ini, kami menyajikan rubrik-rubrik menarik. Dalam sajian utama, kami mengupas tuntas tentang aliran Ahmadiyyah yang menjadi perhatian masyarakat. Selamat ya? Untuk yang najah, jangan lupa syukurannya tetap ditunggu. Dalam rubrik renungan, kami menyajikan keluh kesah seorang yang gagal. Tapi, tidak perlu kecewa. Hal itu adalah yang terbaik. Doa kita selalu menyertai. Tidak ketinggalan juga, sketsa hidup ikut menghiasi lembaran sastra. Bagi pembaca yang perlu siraman rohani, bisa menyimak rubrik terjemah khutbah. Tapi, perlu diperhatikan, virus pecundang mulai menjamur di kalangan mahasiswa. Kalau tak percaya, baca rubrik kolom. Bagi yang suka rihlah, kami menyajkan liputan dua kru ZâHWA dalam petualangannya menyelusuri sudut-sudut Kairo. Tak lupa, kami ucapkan selamat datang pada mahasiswa baru angkatan 2005-2006. semoga cepat kerasan. Jangan lupa oleh-oleh dari tanah air ditunggu oleh kru. He... He ..He...
Wassalam.

 

Penegasan kembali  fatwa tahun 1980

MUI dalam munas ke-VII yang diadakan di Jakarta tanggal 28 Juli 2005 kemarin berhasil mengeluarkan 11 butir fatwa. Fatwa ini berkaitan dengan larangan penyebaran dan pembekuan langsung aliran Ahmadiyah oleh pemerintah. Sekaligus keputusan ini menegaskan hukum murtad bagi pengikutnya. Jadi, hal ini merupakan penegasan kembali hasil fatwa munas MUI ke-II tahun 1980.

 

Teriak sana terik sini, ngomong ini ngomong itu, tapi, mengapa tak mau menampakkan diri. Dasar pecundang. Bersembunyi di balik kegelapan sangatlah naïf. Kalau benar-benar jantan, tampakkan wajahmu. Dasar kambing!

 

Equality manusia


Equality (persamaan) manusia merupakan salah satu konsep yang cukup nyaring dikumandantidakan pada abad ini. Mereka menghendaki persamaan yang dapat menembus ras, bangsa, agama, maupun kelas sosial. Menembus ras, dengan artian bahwa disana tidak akan ditemui lagi rasisme, nazisme dan sistem apartheid. Sistem tersebut menegaskan adanya beberapa kelompok manusia yang merasa lebih; lebih unggul, lebih maju, atau lebih sempurna dari lain hanya disebabkan warna kulit, rambut dan postur tubuh.

Kembali ke atas || Lanjutkan


Hai para sobat, Zahwa mau minta pendapat nih. Menurut para sobat situs zahwa ini bagaimana?
Bagus banget.
Bagus.
Lumayan kok, nggak buruk.
Jelek.
Hi..jelek banget.
Alasannya apaan donk?

 

 Assalamualaikum.
Hai kawan semua...Bagaimana kabar kawan semua? Baik kan? Sorry nih, pak Operator ikut nimbrung. Sebenarnya pak Operator cuma ingin pendapat kalian. Bagaimana wabsitenya nih? Masih primitif kan? Maklum, pak Operator kan masih belajar. Kalau ada yang ingin kirim ke pak Operator kritik, ide, komentar, masukan atau apa saja lah; yang penting bersifat membangun klik sini atau klik sini juga bisa,ok. Wassalamualaikum.

Dewan Redaksi: Nur Hadi, Lc, Ali Ghufron, Mustofa Sukawi, Lc. Pemimpin Redaksi: M. Hamdun Ni’am Sekretaris: Rosyid Abdullah Lay Outer: M. Badrut Tamam Editor: M. Anas Redaksi Pelaksana: M. Syarif, Arif Khoiruddin, Ibnu Yusro, Saibu Umar, Burhanuddin, Taufiqurrohman, Ah.Kholif, Aniqoh abdurohim Alamat: Islamic Mission City, Bld. Kalela Gadeda (026) Email:zahwakita@gmail.com, zahwa_kita@yahoo.com Phone: 0105583976.